Penipuan Mengatasnamakan Gubernur Baru; Hoaxnya Naik Pangkat

Niatnya mau beramal di bulan Ramadhan, tapi ternyata masuk ke kantong pribadi.

Hoax memang nggak cuma bisa kamu temuin di media sosial aja. Penyebaran Hoax bisa dari mana saja, misalnya, dari mulut ke mulut atau dengar dari teman. Situasi inilah yang sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka menyebar hoax untuk kemudian mengambil keuntungan bagi dirinya sendiri.


Laporan yang didapat dari netizen bahwa adanya oknum yang meminta iuran kepada Ibunya mengatasnamakan gubernur baru.


Terkait dengan hoax yang naik “pangkat” jadi penipuan, di mana nama Mas Anies menjadi kambing hitam dari aksi penipuan berkedok basis amal ini, tidak bisa dibiarkan. Dengan meminta iuran sebesar Rp.10.000, hoax ini bisa saja merugikan kedua belah pihak, warga yang termakan penipuan ini dan mencemarkan nama baik Mas Anies selaku gubernur baru yang dimaksud.


Tapi, lagi-lagi, penarikan iuran yang katanya untuk amal ini adalah hoax. Mas Anies dan Bang Sandi tidak memiliki hak dan wewenang untuk melakukan hal serupa. Sama halnya ketika Mas Anies dan Bang Sandi sudah resmi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur nantinya.


Apalagi, tim Sinkronisasi. Hehehe


Mungkin saja tidak ada niat politis dari oknum tersebut, mungkin hanya motif ekonomi.


“Tapi, nggak begitu juga Pak/Bu caranya. Apalagi di bulan puasa begini. Mending banyakin ibadah. Masa ikutan gosip terus.” Bikin geli-geli gimana gitu…


Kirim artikel fitnah terbaru anda ke
info@fitnahlagi.com
Fitnahlagi.com © 2017