Membongkar Akun @CangHaris si Kambing Hitam

Sebarkan kebohongan berulang-ulang kepada publik. Kebohongan yang diulang-ulang, akan membuat publik menjadi percaya bahwa kebohongan tersebut adalah sebuah kebenaran.

Itu kata Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Nazi. Dulu, untuk menyebarkan kebohongan dan propaganda Nazi-nya, Goebbels harus repot-repot mengambil alih kendali atas semua bentuk komunikasi di Jerman seperti, surat kabar, majalah, buku, pertemuan publik, dan reli, seni, musik, film, serta radio.


Tapi, Itu dulu.


Jaman sekarang nggak perlu repot-repot. Cuma butuh akun twitter @CangHaris, ditambahin nama ‘Ustad’ di depannya supaya lebih meyakinkan, dan banyakin buzzer-nya yang love dan RT, kalau bisa screenshot terus quote tweet lebih bagus lagi.


Tweet terbaru @CangHaris mengunggah foto hasil editan. Lumayan sih editannya. Tapi, tetep aja editan.


Hasilnya, jadi lah sebuah, propaganda, kebohongan publik, fitnah, penggiringan opini, adu domba, hoax, bahan pelintiran, pembunuhan karakter, dan segala nama istilahnya itu. Tujuannya? Sama, untuk mendapatkan simpati masyarakat dan akirnya untuk melancarkan jalan menuju kekuasaan.


@CangHaris (https://twitter.com/CangHaris) ini penyakit. Bukan ‘orang‘ secara personal ya , mungkin benar ada yang namanya Ustad Haris di luar sana, tapi mohon maaf, bukan. Yang sakit di sini adalah adminnya, si penggerak akun, si yang punya kepentingan menggunakan nama Ustad Haris, yang kemudian nularin penyakitnya ke orang-orang yang cakupannya lebih luas, tidak hanya di dunia twitter. Lebay? Nggak. Kita semua tau bagaimana intensitas penggunaan media sosial saat ini bisa mempengaruhi pola pikir kita karena kita mengonsumsinya setiap hari.


Mungkin sebagaian teman-teman di sini sudah nangkep, tapi mungkin juga sebagian lainnya belum, bahwa akun @CangHaris yang mengaku sebagai pendukung/tim pemenangan Mas Anies dan Bang Sandi ini adalah fake account alias akun boongan yang dijadiin sebagai kambing hitam. Cuitan-cuitannya yang seakan membela Mas Anies dan Bang Sandi (tapi ngawur) dijadikan sebagai penyebar fitnah, umpan, penyedia bahan bully-an, bahkan dijadikan sarana mengadu domba antarpihak, yang pada akhirnya menciptakan citra buruk Mas Anies dan Bang Sandi.


Terus, bagaimana cara kerja @CangHaris beserta buzzer-buzzer yang bermain sebagai pemeran pendukungnya? Lagi-lagi di sini kita perlu kehati-hatian dan sedikit jeli dalam menilai, guys. Kalau kata Bang Pandji di tulisannya (https://pandji.com/gakdatengdebat/), “padahal kalau kita ngerem sedikit, kita akan cepat tahu bahwa itu adalah hoax.”


@CangHaris dulunya @KomentarSetan

First of all yang perlu teman-teman ketahui, akun ini dulunya bernama @KomentarSetan, yang dibuat tahun 2014, sebelum berubah menjadi ‘Ustad’ @CangHaris. Dulu, @KomentarSetan ini isinya komentar lawak-lawak ngalay gitu, sekarang, dia ngakunya pendukung garis keras Anies-Sandi dan nyebarin tweet-tweet yang provokatif. Dulu, hashtag andalannya #Quotesetan dan #Tanyasetan, sekarang, #JakartaBersyariah. Kan ngawur total akun ini.


Tweet lamanya udah banyak yang dihapus.Tapi... untungnya si admin mainnya kurang bersih nih, jadi kita bisa dapet bukti beberapa tweet  amanya nih dari tahun 2015 waktu namanya masih @KomentarSetan. Yuhuuu...

Ups... Kegep! Haha ini namanya rekam jejak digital ya min, just in case adminnya belum paham gitu.


Tapi, sadar kalau mau main kotor harus bersih juga, sekarang sih udah dibersihin lagi sama adminnya. Tweet paling lamanya itu 18 Maret 2017, bisa temen-temen dicek lagi @CangHaris (https://twitter.com/CangHaris). Eh tapi, nggak usah deh, buang-buang waktu kalian juga, guys. He


@CangHaris Disayang

Setelah temen-temen tau masa lalunya @CangHaris yang suram dan tiba-tiba tobat jadi ‘Ustad’, jelas, bisa ditarik bahwa akun ini adalah akun “settingan” Pilkada belaka. Terus, siapa yang “nyeting”??? Relax. Kita bisa nilai sendiri nih ternyata ‘Ustad’ @CangHaris ini dikasih perhatian lebih, disayang begitu, sebut saja ‘oknum’, tapi ‘oknum’-nya banyak dan terorganisir. Buzzers lah istilah gampangnya...


Di-retweet Massal

Jadi, sanking sayangnya sama ‘Ustad’ @CangHaris, buzzers yang teroganisir ini setiap @CangHaris nge-tweet pasti langsung rame-rame di-retweet-in. Uuu... perhatian banget yah...


Contohnya, tweet ‘Ustad’ @CangHaris yang soal seruan tolak sholatkan jenazah ini:


Di-QuoteTweet dan Di-Screenshot

Nggak cuma di-retweet-in aja, malah banyak juga yang seneng quotetweet dan screenshot tweet-tweet-nya ‘Ustad’ @CangHaris loh. Wah... sayang beneran nih sama ‘Ustad’ ngawur?


‘Ustad’ @CangHaris Diomongin Terus

Semakin curiga. Tweet-tweetnya @CangHaris dibikin bahan perbincangan, guys! Penting banget nggak tuh? Ini ‘Ustad’ apa artis? Terus, biar lebih variatif, kadang sama buzzers ini dibikin skenario talkshow. Jadi, mereka sesama buzzer tanya-jawab deh tuh di twitter, ngomongin si ‘Ustad’.


Terus, biar lebih meyakinkan lagi kalau ‘Ustad’ itu dari tim Anies-Sandi, buzzers lainnya (yang nonton acara talkshow itu) ikutan nimbrung ngelanjutin. Quotetweet atau nggak Screenshot terus nge-tweet sendiri di akunnya. Kayak gini nih:


Padahal mah dari mereka untuk mereka, ya mereka-mekara sendiri deh yang sibuk. Lucu ya bacanya, bikin geli-geli gimana gitu...

Tapi... Lebih geli lagi liat blundernya si ‘Ustad’ @CangHaris, dijamin ngakak.



Pernah sekali si ‘Ustad’ ngawur ini coba meyakinkan netizen dengan nunjukin foto dirinya. Eh tapi... lol

Emang dasarnya ‘Ustad’ ngawur ya, si ‘Ustad’ jadi balik diajarin sama netizen... lol


Poinnya adalah akun @CangHaris ini adalah kambing hitam yang dibuat oleh pihak-pihak yang tidak mengingkan Mas Anies dan Bang Sandi untuk memimpin Jakarta. Sebagai corong dari segala fitnah Jakarta Bersyariah untuk kemudian disalurkan, tanpa harus mengotori tangan sendiri. Sungguh keji...


Yah, begitu lah guys ulah para ‘plintiers’ dan para penyebar fitnah di Pilkada DKI ini. Usahanya nyebar fitnah patut diacungi jempol memang, se-niat-itu banget. Tapi, dosanya buat mereka yang membuat dan menyebar fitnah ini juga nggak tanggung-tanggung juga, semua pasti pasti ada balasannya kok. Tenang...


Nyang penting kite-kite nggak ada nyang ikutan nyebar dan nerusin fitnah-fitnah ntu ye...


Kezel yah? Tapi, itu yang lagi happening di twitland saat ini, dan itu akan berlanjut sampe Pilkada DKI selesai, guys! Bayangin. Kita dari tim Mas Anies dan Bang Sandi nggak akan tinggal diam juga kok terhadap para ‘plintiers’ dan para penyebar fitnah. Tapi, kita juga butuh bantuan teman-teman nih untuk mengingatkan sesama kita, pemilih di DKI Jakarta, biar nggak ikut-ikut kena fitnah. So, mohon kerjasamanya ya, guys...


Keep Calm and OK OCE!


Bonus

Tweet lama @KomentarSetan sebelum berubah jadi ‘Ustad’ @CangHaris:


Sampe-sampe artis-artis beken Ibu Kota yang juga ikut kena skenario tipu-tipu ‘Ustad’ ngawur ini, guys! Semoga teman-teman jangan sampai kena tipu-tipu juga yah... Salah satunya:


Kirim artikel fitnah terbaru anda ke
info@fitnahlagi.com
Fitnahlagi.com © 2017