Fitnah Mas Anies Syiah Disebar Lagi Lewat Whatsapp

Fitnah tetap lah fitnah. Mau seberapa besar fitnah itu, mau seberapa panjang narasi yang ditulis, mau seberapa meyakinkan ironi yang dibangun, mau seberapa kompleks penjelasan yang diberikan, mau seberapa keras usahanya, ya... tetap fitnah.

Lagi-lagi fitnah. Fitnah lagi-lagi.



Lagi-lagi soal Syiah. Cuma, tuduhan penguatnya dan bentuk penyampaiannya aja yang beda. Yang sekarang lewat pesan whatsapp, tuduhan fitnahnya lebih panjang sih, lebih meyakinkan gitu ceritanya, tapi Mas Anies memang bukan penganut paham Syiah. Gimana dong?


Pesan Whatsapp Fitnah

Isi pesan whatsapp fitnah yang terlalu panjang jadi terpaksa tidak kami masukan semua, soalnya fitnah juga.


Fitnah tetap lah fitnah. Mau seberapa besar fitnah itu, mau seberapa panjang narasi yang ditulis, mau seberapa meyakinkan ironi yang dibangun, mau seberapa kompleks penjelasan yang diberikan, mau seberapa keras usahanya, ya... tetap fitnah.


“Anies lahir dan besar di lingkungan keagamaan yang kuat. Keluarga besarnya tumbuh dalam lingkungan Muhammadiyah dan NU, yang secara umum masih dalam kategori Ahlu Sunnah Waljamaah.”


Mengenai pesan fitnah ini, sebenarnya mudah sekali untuk dipatahkan.


Poin yang paling pertama dan pelajaran yang paling penting, untuk kalian bisa membedakan apakah suatu info/berita/tulisan/cerita/omongan itu hoax atau bukan hoax. Dari awal sampai akhir pesan tersebut mengatasnamakan “saya”, yang di mana nggak tau itu orangnya siapa? Siapa yang bertanggung jawab akan pesan fitnah itu? Kalau memang yang menulis itu merasa benar, kenapa takut nyantumin namanya? Poin pertama.


Poin kedua, sumber berita cuma pakai satu sumber, sumbernya juga nggak bisa dipertanggung jawabkan. Kita beruangkali melakukan pelacakan data dengan berbagai keyword melalui Google, dan nggak ada tuh hasil yang dimaksud penulis di pesan Hoax itu.


Melakukan pelacakan semacam ini sangat mudah, asal ada niat, teman-teman bisa coba sendiri. Contoh keyword: ‘Shia support Anies Baswedan in Iran’. Ada nggak? Kalau sampai ada, boleh teman-teman tersukan ke kami ke email info@fitnahlagi.com untuk kita terlusuri lebih lanjut.


Poin ketiga, spanduk/poster yang dimaksud itu menggunakan bahasa inggris. Loh? Ada yang aneh nggak? Setau kami, Iran berlawanan dengan dunia barat, terlebih jika spanduk tersebut untuk rakyat Iran sendiri, kenapa mereka nggak memakai bahasa mereka sendiri, Persia, supaya pesan tersebut sampai ke lebih banyak orang. Aneh.


Poin keempat, Mas Anies tidak pernah ke Karbala. Itu fitnah.


Poin kelima, akun @Q8_RUL_Q8, yang dikatakan sebagai akun Syiah Arab Saudi, terakhir aktif pada tanggal 11 Juni 2013 (hampir 4 tahun yang lalu) dan semua tweet dan retweet-nya mengenai bagaimana meningkatkan jumlah follower akun Twitter dan menggunakan bahasa Arab. Lalu tiba-tiba akun ini aktif kembali per tanggal 7 April 2017, berbahasa Inggris, dan memfitnah Mas Anies Syiah. Makin aneh. Bikin geli-geli gimana gitu...


Kesimpulannya, kembali lagi ke atas, pesan whatsapp yang bilang Mas Anies beraliran Syiah itu Fitnah bin Hoax.


Jadi, kalau teman-teman mendapatkan pesan semacam di atas, semoga tidak termakan oleh fitnah itu ya... Dan, jangan lupa untuk mengingatkan teman-teman yang lainnya untuk stop pesan itu agar tidak lebih meluas. OK OCE?


Klarifikasi resmi dan penjelasan lebih mendetailnya lagi bisa teman-teman lihat di sini.



Kirim artikel fitnah terbaru anda ke
info@fitnahlagi.com
Fitnahlagi.com © 2017