Fitnah Lagi Nih 2: Bang Sandi Beri Sinyal Lanjut Reklamasi?

Kirain pasca selesainya Pilkada DKI, kami bakalan dibuat kangen nih untuk bahas pelintiran-pelintiran dan fitnah terhadap Mas Anies dan Bang Sandi. Eh, ternyata masih lanjut loh. Salut deh sama konsitensi mereka-mereka ini. *Standing ovation*

Lagi-lagi fitnah. Fitnah pertama pasca pemilihan.

Tanpa buang waktu, di tanggal 19 malamnya sudah ada aja fitnahnya. Paling baru beberapa jam dari data quick count masuk 100%. Hmmm...


Kebanyang nggak sih kalian seberapa niatnya mereka?


Mereka pakai vidio wawancara Bang Sandi dengan salah satu stasiun tv swasta yang diadakan tepat di malam hari setelah pemilihan. Vidionya diedit pastinya, biar bisa jadi fitnah. Vidio dipotong-potong dan susunan wawancaranya juga diputar balik hingga sampailah pada tujuan mereka untuk menguatkan narasi fitnah mereka bahwa, “Baru Didaulat Menang ‘Quick Count’, Sandi Malah Kasih Sinyal Reklamasi Akan Dilanjutkan”.


Iyap, ini ceritanya sama banget dengan fitnah terhadap Kang Eep yang vidionya juga diedit sedemikian rupa untuk jadi fitnah.


Vidio editannya berasal dari aku twitter @PartaiSocmed, kemudian diolah menjadi artikel agar bisa lebih menjelaskan fitnahnya di website seword.com. Hah! Kebaca! Kalian temenan yah?


Ini vidio yang sudah melewati tahap editing.


Dibikin seolah-olah Bang Sandi:

Hasil narasi fitnah yang dibangun dari vidio yang diedit. KAMU JAHAT, NURDIN!


Tapi, teman-teman tenang yah itu hanya fitnah. Sebaliknya, dalam vidio wawancara aslinya, Bang Sandi secara tegas menyatakan bahwa dirinya dan Mas Anies akan tetap merealisasikan janji untuk menghentikan reklamasi demi menghadirkan keadilan sosial di Jakarta. Begitu juga dengan janji-janji kampanye lainnya.


Berikut kutipan pernyataan Bang Sandi dalam wawancara tersebut:

“Insya Allah kami terima amanah ini dan kami memang akan menghentikan reklamasi sebagai realisasi dari pada yang pernah kami sampaikan dalam janji-janji kami sebelumnya. Kita tentunya ingin menjadikan nelayan sebagai bagian dari pembangunan kita.

Nelayan yang ada di pesisir Jakarta adalah warga Jakarta juga. Jadi, kemarin di debat terakhir ada diskusi yang sangat menarik, dan kami pastikan bahwa nelayan akan diakui sebagai warga Jakarta.

Saya juga sedih mendengarkan pertanyaan Pak Iwan (Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia) dan kawan-kawan bahwa, ‘apakah mereka diakui sebagai warga Jakarta?’

Itu yang harus digarisbawahi bahwa kita hadir untuk membela yang tertindas, untuk membela yang selama ini dilupakan, dan kita pastikan juga ada solusi untuk nelayan yang sekarang menghadapi berbagai kesulitan dalam mencari nafkah.”


Teman-teman bisa melihat vidio versi asli dan lengkapnya di sini:



Yah... Begitulah, teman-teman. Ternyata usainya Pilkada DKI ini tidak serta merta menyudahi fitnah yang datang terhadap Mas Anies dan Bang Sandi. Tapi, tidak perlu gusar ataupun khawatir, ada FLN yang akan terus meluruskan mereka-mereka yang tidak lurus. :)


Kirim artikel fitnah terbaru anda ke
info@fitnahlagi.com
Fitnahlagi.com © 2017